Rabu, 10 Agustus 2011

TERTERA PILU

Memulai bertindak atas apa yg telah ada,
bersembunyi dari kasat mata,
harapan pun mekar pada puncuk'nya,
terlihat indah nian ini berlalu..

manis..
terlihat sekilas apa yg terucap tentang kita,
pahit..
hanya bisa menyentuh dalam maya setiap tindakan,

ku sampailah pada persimpangan dengan penuh pertanyaan
yg seakan akan menghakimi'ku,
terlalu sadis kau menyiksa dalam sesaat..
mulailah samar dan kabur hubungan ini..

bahwa memang kejam harapan yg tlah kau lahirkan dihati pemuda yg rapuh ini,
seolah tanpa pena tersirat di kertas lampiran pilu gundah hati'ku..


(-kutipan dari sebuah harapan kosong yg dialami saat kita mendapatpilihan-)
alfonsos dewa 11.8.11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar