Apa yg tlah kau tera dan tertuliskan untuk'ku itulah yg kau hendaki,
saat terhimpitnya keadaan disaat berdiri'nya seorang yg rapuh,
relakan tahun yg telah menjadi kisah tentang perasaan,
terima akan setiap bulan yg tlah menjadi penantian di setiap tanggal,
iklaskan hari hari yg telah dilalui,
disetiap detiknya tak pernah meresah saat kau dekap gundah yg ku sandarkan di peluk belai'mu..
hanya dengan letihnya tanganmu saat kau lepaskan jari jari ku perlahan,
kau menodai kertas putih tulusnya harapan cinta yg ku tabung..
lengan ini kutulis nama abadi tentang siapa yg bertahta di relu hati ini,
mengingatkan ku disetiap menit detiknya oleh senyumu,
ku siksa tubuh ini agar tertera apa yg kini ku miliki,
sakit jarum yg menerobos dinding kulitku tak seperti sakit yg kau lontarkan,
tinta ini pun berkisahkan tentang mu dan semua,
dan saat ini terucap harapan doa dari tetesan air mata..
tolong dekap diri'ku..
yakinkan aku ini akan embali seperti semula,
dekaplah aku kasih.. saat ini aku layu rapuh gugur tanpamu...
malaikat kecilku, dimana kau terbang saat ini entah kemana, diriku tersesat tanpamu..
alfonsos dewa-6.8.11
kandas pada ego yg kau siram
Tidak ada komentar:
Posting Komentar