kau ukir detik detik waktu'ku dengan senyum'mu yg tenangkanku..
bertahan pada ranting yg rapuh, kau topang..
apa bila rasa ini dosa, biarkan aku abadikan dosa ini..
walau tak sempurna, kisah ini indah tentang kita..
mungkin menjadi terbagi, dan bimbang..
rusak dalam sebuah keinginan dan kenyataan,
bahwa kau bukan milik ku..
curahan ini pun terucap, dan ku jatuh hati pada mu..
semua telah terjadi..
jangan jadikan alasan ini untuk menyakiti,
bila harus ku membunuh perih ku,
apakah kau akan membayangkan melangkah pada ruang hati ini..??
kini yg ku rasakan hambar dan teramat hambar, dimana kasih itu..
harusakah ku relakan? dari semua kekurangan..
-- tak kuasa akan persimpangan ini,
akan ikatan ini, dapatkah ku perbarui rajutan ini dengan mu..
bila memang teramatsulit keadaan ini?
tak ingin menodai lembaran ini dengan tinta itu..
kau datng disaatku membutuhkan sesuatu yg memang itu sayang..
Tuhan.. yakinkan aku, tegaskan aku..
aku mencintai sebuah bayangan yg berdiri di belakang tragedi ini..
(kutipan cerita tragedi rasa yg lain)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar