Sebuah cerita dari sang PECUNDANG yg hanya bisa menulis kisah yg di alami atau mungkin dari perantara kisah lainya..
Minggu, 28 Agustus 2011
KENANGAN
Harapan yang ku ucap tulus..
ingin lebih dari ini..
saat semua terlahir dan kita pun hadir..
menjadi peran dalam drama ini..
perjalanan ini pun panjang, janganlah terlalu cepat mencoba merubah segalanya,
dalam meratapi skenario kita,
memuja Mu yg menjadi sebuah surat kenangan..
dari aku bernafas dan berfikir ini semua nyata,
perih dan bahagia ku pun tercipta dari Mu..
dilubuk hati Ku,
jangan lupakan ini.. bahwa kita ada, merobek rasa ini..
berdiri menjadi kenangan perasaan yg memang nyata dan menjadi doa untuk kita,
yang kita huni apa itu perasaan sayang..
i will do everything to make you happy..
because... i love u,
(sebuah kenangan yg mungkin pernah kita alami)
TERAMAT SULIT/dimengerti
Disaatku rapuh..
kau ukir detik detik waktu'ku dengan senyum'mu yg tenangkanku..
bertahan pada ranting yg rapuh, kau topang..
apa bila rasa ini dosa, biarkan aku abadikan dosa ini..
walau tak sempurna, kisah ini indah tentang kita..
mungkin menjadi terbagi, dan bimbang..
rusak dalam sebuah keinginan dan kenyataan,
bahwa kau bukan milik ku..
curahan ini pun terucap, dan ku jatuh hati pada mu..
semua telah terjadi..
jangan jadikan alasan ini untuk menyakiti,
bila harus ku membunuh perih ku,
apakah kau akan membayangkan melangkah pada ruang hati ini..??
kini yg ku rasakan hambar dan teramat hambar, dimana kasih itu..
harusakah ku relakan? dari semua kekurangan..
-- tak kuasa akan persimpangan ini,
akan ikatan ini, dapatkah ku perbarui rajutan ini dengan mu..
bila memang teramatsulit keadaan ini?
tak ingin menodai lembaran ini dengan tinta itu..
kau datng disaatku membutuhkan sesuatu yg memang itu sayang..
Tuhan.. yakinkan aku, tegaskan aku..
aku mencintai sebuah bayangan yg berdiri di belakang tragedi ini..
(kutipan cerita tragedi rasa yg lain)
kau ukir detik detik waktu'ku dengan senyum'mu yg tenangkanku..
bertahan pada ranting yg rapuh, kau topang..
apa bila rasa ini dosa, biarkan aku abadikan dosa ini..
walau tak sempurna, kisah ini indah tentang kita..
mungkin menjadi terbagi, dan bimbang..
rusak dalam sebuah keinginan dan kenyataan,
bahwa kau bukan milik ku..
curahan ini pun terucap, dan ku jatuh hati pada mu..
semua telah terjadi..
jangan jadikan alasan ini untuk menyakiti,
bila harus ku membunuh perih ku,
apakah kau akan membayangkan melangkah pada ruang hati ini..??
kini yg ku rasakan hambar dan teramat hambar, dimana kasih itu..
harusakah ku relakan? dari semua kekurangan..
-- tak kuasa akan persimpangan ini,
akan ikatan ini, dapatkah ku perbarui rajutan ini dengan mu..
bila memang teramatsulit keadaan ini?
tak ingin menodai lembaran ini dengan tinta itu..
kau datng disaatku membutuhkan sesuatu yg memang itu sayang..
Tuhan.. yakinkan aku, tegaskan aku..
aku mencintai sebuah bayangan yg berdiri di belakang tragedi ini..
(kutipan cerita tragedi rasa yg lain)
Kamis, 11 Agustus 2011
HARAPAN CEMAS RELU
Aku tak membunuh'mu dari sanubari..
bukan tak peka lagi akan rasa itu..
apa bila kau pertanyakan, saat didepan mata'ku,
akan aku ucap sama dari hari itu, diteras rumah'mu dulu..
kenapa teramat sulit mulut terucap?
kenapa harus ada korban dalam kisah ini..
telah kering tangisan ini, saat hujan air mata yg menjadi pilihan..
karna tak mampu.. sedikitpun tak mampu..
mengingini kembali saat hari itu, waktu itu semua tercipta..
terlahir komitmen pada diri ini..
tapi ini menjadi teramat sulit,
lalu lalang yg melintang, kepingan cerita yg di ceritakan..
aku rindukan,
kenapa harus ada perpisahan bila ini teramat indah..?
dengar teriakan ini..!! ( aku rapuh tanpa'mu!!! )
tak sanggup keadaan menghimpit teramat sempit dalam dan terjatuh di jurang yg curam..
berharap akan mengulang moment itu,
dan hanya itu, berdiri disamping'mu..
menjadi beruntung karna miliki'mu,
mengertilah, hati ini sudah rapuh, teramat rapuh..
rintihan pilu ku pendam,
karna kehilangan..
tak ingin menyesali lebih perih,
slamatkan aku dan harapan cinta'ku..
peluk diriku, dekap tubuh ini..
ucapkanlah pada'ku ini semua akan berakir..
( harapan harap tintihkan..-12.8.11 )
-Alfonsos Toribio Dewa R. Tyanadi
bukan tak peka lagi akan rasa itu..
apa bila kau pertanyakan, saat didepan mata'ku,
akan aku ucap sama dari hari itu, diteras rumah'mu dulu..
kenapa teramat sulit mulut terucap?
kenapa harus ada korban dalam kisah ini..
telah kering tangisan ini, saat hujan air mata yg menjadi pilihan..
karna tak mampu.. sedikitpun tak mampu..
mengingini kembali saat hari itu, waktu itu semua tercipta..
terlahir komitmen pada diri ini..
tapi ini menjadi teramat sulit,
lalu lalang yg melintang, kepingan cerita yg di ceritakan..
aku rindukan,
kenapa harus ada perpisahan bila ini teramat indah..?
dengar teriakan ini..!! ( aku rapuh tanpa'mu!!! )
tak sanggup keadaan menghimpit teramat sempit dalam dan terjatuh di jurang yg curam..
berharap akan mengulang moment itu,
dan hanya itu, berdiri disamping'mu..
menjadi beruntung karna miliki'mu,
mengertilah, hati ini sudah rapuh, teramat rapuh..
rintihan pilu ku pendam,
karna kehilangan..
tak ingin menyesali lebih perih,
slamatkan aku dan harapan cinta'ku..
peluk diriku, dekap tubuh ini..
ucapkanlah pada'ku ini semua akan berakir..
( harapan harap tintihkan..-12.8.11 )
-Alfonsos Toribio Dewa R. Tyanadi
PAST STORY
bukan kehendak ingin menjadi penyesalan,
keinginan tak selalu sama dengan kenyataan..
apa bila terjadi datanglah sesal menghuni..
ku saksikan ucapan itu..
bahwa ini tak menjadi minat..
mungkin berharap lebih baik di kemudian..
tapi tertera hidup hanya sekali, dan mungkin ini hanya sekali seumur hidup..
datang'nya perasaan sayank, dan pergi'nya dengan sebuah pilihan perpisahan,
bila ini jalan..?
apa tentu itu yg terbaik bagi kita?
mungkin hanya kau..
mungkin juga hanya aku..
tak ada kata terlambat, memang mungkin masih ada kesempatan..
tapi tak ada ruang di dalam kuburan perasaan..
perasaan yg mati dan sudah terlanjur layu akan menyesali sesuatu hal..
satu persatu jatuh dengan sendiri'nya apa itu kenangan..
yg mungkin tak bisa dilupakan dan menjadi suatu penyesalan yg terlahir dalam benak yg kita utarakan..
berlari dari kenyataan mungkin lebih baik, tapi tak akan tenangkan bila rasa itu pun masih kau siram dan tetap tumbuh seiring kenangan,
perbaiki yg menjadi penyesalan..
karna dia hanya satu.. dan tetap satu, dia pun akan tetap menjadi dia..
yg dulubersama..
kutipan peristiwa menjadi sesal- 12.8.11
keinginan tak selalu sama dengan kenyataan..
apa bila terjadi datanglah sesal menghuni..
ku saksikan ucapan itu..
bahwa ini tak menjadi minat..
mungkin berharap lebih baik di kemudian..
tapi tertera hidup hanya sekali, dan mungkin ini hanya sekali seumur hidup..
datang'nya perasaan sayank, dan pergi'nya dengan sebuah pilihan perpisahan,
bila ini jalan..?
apa tentu itu yg terbaik bagi kita?
mungkin hanya kau..
mungkin juga hanya aku..
tak ada kata terlambat, memang mungkin masih ada kesempatan..
tapi tak ada ruang di dalam kuburan perasaan..
perasaan yg mati dan sudah terlanjur layu akan menyesali sesuatu hal..
satu persatu jatuh dengan sendiri'nya apa itu kenangan..
yg mungkin tak bisa dilupakan dan menjadi suatu penyesalan yg terlahir dalam benak yg kita utarakan..
berlari dari kenyataan mungkin lebih baik, tapi tak akan tenangkan bila rasa itu pun masih kau siram dan tetap tumbuh seiring kenangan,
perbaiki yg menjadi penyesalan..
karna dia hanya satu.. dan tetap satu, dia pun akan tetap menjadi dia..
yg dulubersama..
kutipan peristiwa menjadi sesal- 12.8.11
Rabu, 10 Agustus 2011
MY LITTLE ANGEL
Apa yg tlah kau tera dan tertuliskan untuk'ku itulah yg kau hendaki,
saat terhimpitnya keadaan disaat berdiri'nya seorang yg rapuh,
relakan tahun yg telah menjadi kisah tentang perasaan,
terima akan setiap bulan yg tlah menjadi penantian di setiap tanggal,
iklaskan hari hari yg telah dilalui,
disetiap detiknya tak pernah meresah saat kau dekap gundah yg ku sandarkan di peluk belai'mu..
hanya dengan letihnya tanganmu saat kau lepaskan jari jari ku perlahan,
kau menodai kertas putih tulusnya harapan cinta yg ku tabung..
lengan ini kutulis nama abadi tentang siapa yg bertahta di relu hati ini,
mengingatkan ku disetiap menit detiknya oleh senyumu,
ku siksa tubuh ini agar tertera apa yg kini ku miliki,
sakit jarum yg menerobos dinding kulitku tak seperti sakit yg kau lontarkan,
tinta ini pun berkisahkan tentang mu dan semua,
dan saat ini terucap harapan doa dari tetesan air mata..
tolong dekap diri'ku..
yakinkan aku ini akan embali seperti semula,
dekaplah aku kasih.. saat ini aku layu rapuh gugur tanpamu...
malaikat kecilku, dimana kau terbang saat ini entah kemana, diriku tersesat tanpamu..
alfonsos dewa-6.8.11
kandas pada ego yg kau siram
saat terhimpitnya keadaan disaat berdiri'nya seorang yg rapuh,
relakan tahun yg telah menjadi kisah tentang perasaan,
terima akan setiap bulan yg tlah menjadi penantian di setiap tanggal,
iklaskan hari hari yg telah dilalui,
disetiap detiknya tak pernah meresah saat kau dekap gundah yg ku sandarkan di peluk belai'mu..
hanya dengan letihnya tanganmu saat kau lepaskan jari jari ku perlahan,
kau menodai kertas putih tulusnya harapan cinta yg ku tabung..
lengan ini kutulis nama abadi tentang siapa yg bertahta di relu hati ini,
mengingatkan ku disetiap menit detiknya oleh senyumu,
ku siksa tubuh ini agar tertera apa yg kini ku miliki,
sakit jarum yg menerobos dinding kulitku tak seperti sakit yg kau lontarkan,
tinta ini pun berkisahkan tentang mu dan semua,
dan saat ini terucap harapan doa dari tetesan air mata..
tolong dekap diri'ku..
yakinkan aku ini akan embali seperti semula,
dekaplah aku kasih.. saat ini aku layu rapuh gugur tanpamu...
malaikat kecilku, dimana kau terbang saat ini entah kemana, diriku tersesat tanpamu..
alfonsos dewa-6.8.11
kandas pada ego yg kau siram
TERTERA PILU
Memulai bertindak atas apa yg telah ada,
bersembunyi dari kasat mata,
harapan pun mekar pada puncuk'nya,
terlihat indah nian ini berlalu..
manis..
terlihat sekilas apa yg terucap tentang kita,
pahit..
hanya bisa menyentuh dalam maya setiap tindakan,
ku sampailah pada persimpangan dengan penuh pertanyaan
yg seakan akan menghakimi'ku,
terlalu sadis kau menyiksa dalam sesaat..
mulailah samar dan kabur hubungan ini..
bahwa memang kejam harapan yg tlah kau lahirkan dihati pemuda yg rapuh ini,
seolah tanpa pena tersirat di kertas lampiran pilu gundah hati'ku..
(-kutipan dari sebuah harapan kosong yg dialami saat kita mendapatpilihan-)
alfonsos dewa 11.8.11
bersembunyi dari kasat mata,
harapan pun mekar pada puncuk'nya,
terlihat indah nian ini berlalu..
manis..
terlihat sekilas apa yg terucap tentang kita,
pahit..
hanya bisa menyentuh dalam maya setiap tindakan,
ku sampailah pada persimpangan dengan penuh pertanyaan
yg seakan akan menghakimi'ku,
terlalu sadis kau menyiksa dalam sesaat..
mulailah samar dan kabur hubungan ini..
bahwa memang kejam harapan yg tlah kau lahirkan dihati pemuda yg rapuh ini,
seolah tanpa pena tersirat di kertas lampiran pilu gundah hati'ku..
(-kutipan dari sebuah harapan kosong yg dialami saat kita mendapatpilihan-)
alfonsos dewa 11.8.11
Langganan:
Komentar (Atom)