Sebuah cerita dari sang PECUNDANG yg hanya bisa menulis kisah yg di alami atau mungkin dari perantara kisah lainya..
Rabu, 21 September 2011
TAK SAMA DENGAN UCAPAN
Aku berdiri dengan luka ku,
karna sangat mencnintaimu...
namun aku diam, karna ku tau kau tak kokoh..
waktu pun pergi membuwatmu runtuh layu,
melihat sebuah tulisan tentang kalian,
aku redamkan sendiri biar itu luka,
aku rela karna kau memang dia yg seperti dulu mencintaiku...
kau dihadapkan dengan sebuah pilihan,
apa bila itu aku.. ku akan kembali menulis cerita cinta kita..
untuk kesekian kalinya aku kembali mengucap bahwa kita terlambat,
dan kau pun menjerat cinta yg lain...
bahagiaku sesaat karna kau memilihku,
tapi kau bukan pribadimu dulu..
mungkin apa sebuah luka perih yg kita pilih...?
tak bisa ku sangsikan bila kau miliknya,
karna kau tak bisa tegas dan aku pun tak pernah rela ataupun iklas..
aku sangat terpuruk ego,
karna aku ini memang buta padamu..
tapi ku jera bila harus menjadi bayang-bayang,
merajam keruhnya jiwaku..
melusutkan peluhku dan rindunya..
( alfonsos Dewa )
20-sept-2011
tentang kutipan bimbang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar